Ekspor Tahun 2023: Mengatasi Kesulitan untuk Maju

(VOVWORLD) - Ekspor barang baru saja memasuki tahapan puncak dengan banyak pesanan untuk  melayani kebutuhan menyambut tahun baru dari pasar-pasar di seluruh dunia. Semuanya menjanjikan hasil tertinggi dalam kegiatan perdagangan internasional Vietnam pada tahun 2023. Menurut perkiraan, nilai ekspor Vietnam bisa mencapai lebih dari 350 miliar USD pada tahun 2023. 

 

Ekspor, salah satu dari tiga pilar yang penting dari pertumbuhan ekonomi (yang meliputi investasi, ekspor, dan konsumsi) telah mengalami pertumbuhan minus sebesar dua digit sudah sejak triwulan pertama tahun 2023 dengan taraf penurunan sebesar 11,9% dibandingkan dengan masa yang sama tahun lalu. Angka ini telah mencerminkan secara tepat kesulitan yang dihadapi produksi dalam negeri – ketika industri pengolahan dan manufaktur yang menduduki 85% hingga 90% lebih dari total nilai ekspor barang Vietnam, telah merosot dari akhir tahun 2022, awal tahun 2023.

Ekspor Tahun 2023: Mengatasi Kesulitan untuk Maju - ảnh 1Memotong dan menjahit di PT Penjahitan Dony di Kota Ho CHi Minh (Foto: VNA)

Dalam konteks ekspor barang-barang utama banyak bergantung pada pasar-pasar besar seperti Amerika Serikat dan Uni Eropa, Vietnam telah memperhebat promosi dagang, mengonektivitaskan berbagai Kamar Dagang dan Konselor Perdagangan Vietnam di luar negeri untuk menyosialisasikan produk-produk unggulan dan berkualitas tinggi dari Viet Nam kepada pasar-pasar baru, memanfaatkan secara maksimal peluang dari perjanjian-perjanjian perdagangan bebas bilateral dan multilateral yang telah ditandatangani untuk memperhebat ekspor. Upaya ini membuahkan hasil positif. Bapak Tran Thanh Hai, Wakil Kepala Direktorat Ekspor dan Impor dari Kementerian Industri dan Perdagangan Vietnam, menegaskan:

Dalam panorama ekspor, kita melihat bahwa ekspor hortikultura dan ekspor beras merupakan titik-titik cerah. Ini merupakan hasil positif yang menunjukkan pemulihan serta perluasan pasar dengan kuat. Dalam kesulitan umum sekarang ini, ada satu titik positif ialah kekuatan produktif tetap dipertahankan dengan baik. Kita juga sedang mengembangkan dengan baik pemanfaatan perjanjian-perjanjian perdagangan bebas (FTA) untuk mempertahankan ekspor ke pasar-pasar utama.

Dari hasil ekspor hortikultura Vietnam setelah 11 bulan, Asosiasi Hortikultura Vietnam memprakirakan bahwa ekpsor hortikultura tahun 2023 direncanakan mencapai 5,6 miliar USD, taraf rekor yang dicapai cabang komoditas ini sejak dulu hingga sekarang. Bapak Dang Phuc Nguyen, Sekretaris Jenderal Asosiasi Hortikultura Vietnam, menilai:

Pemerintah, Kementerian Pertanian dan Pedesaan, Kementerian Industri dan Perdagangan telah melakukan perundingan untuk membuka pasar, menandatangani banyak perjanjian dan protokol dengan Tiongkok dan negara-negara lain, agar produk-produk pertanian Vietnam dipasarkan secara luas di seluruh dunia. Selain itu, kaum tani dan badan usaha Vietnam kian mendapat petunjuk tentang cara penanaman yang sesuai dengan standar internasional, memenuhi kebutuhan dan selera negara-negara pengimpor.

Menurut Kementerian Industri dan Perdagangan, total nilai ekspor dan impor tahun 2023 diperkirakan mencapai 683 miliar USD, di antaranya ekspor diperkirakan mencapai 354,5 miliar USD, impor diperkirakan mencapai 328,5 miliar USD. Neraca perdagangan terus mencatat surplus perdagangan sebesar hampir 30 miliar USD untuk tahun ke-8 yang berturut-turut meningkat hampir tiga kali lipat dibandingkan dengan tahun lalu.

Memasuki tahun 2024, agar ekspor dan impor mencapai hasil yang menggembirakan, dalam konteks transformasi hijau merupakan keniscayaan, Kementerian Industri dan Perdagangan sudah dan sedang fokus pada tiga kelompok solusi untuk membantu badan usaha, cabang komoditas, dan daerah-daerah. Bapak Vu Ba Phu, Kepala Direktorat Promosi Perdagangan, menegaskan:

Seiring dengan peningkatan kemampuan untuk memenuhi standar-standar baru tentang ekspor, berbagai kementerian dan instansi terkait akan cepat menambahkan dan menyempurnakan standar dan peraturan tentang transformasi hijau terhadap setiap bidang konkret. Kami juga telah menyusun Seperangkat indeks tentang kemampuan promosi dagang. Pada waktu mendatang seperangkat itu akan ditambah dengan indeks-indeks tentang transformasi hijau.

Ekspor Tahun 2023: Mengatasi Kesulitan untuk Maju - ảnh 2Vu Ba Phu, Kepala Direktorat Promosi Perdagangan Vietnam (Foto: VNA)

Pada pihak badan usaha, badan usaha perlu mendiversifikasi mitra dagang, menilai risiko dan merencanakan skenario-skenario, membuat strategi untuk mengurangi volume karbon, menginvestasikan inovasi kreatif dan teknologi, dan perlu berpartisipasi pada gagasan-gagasan kerja sama industri. Dengan cara ini, kegiatan ekspor Vietnam baru berkembang secara berkelanjutan./.

Komentar

Yang lain